Minggu, 18 Desember 2011

Inilah Pidato Bung Tomo “10 November 1945”

Pertempuran 10 November 1945 adalah pertempuran terberat dalam revolusi Indonesia yang telah menjadi ikon nasioanl perlawanan bangsa untuk mempertahankan kedaulannya. Dianggap semangat paling heroik sepanjang sejarah, sehingga diperingati sebagai hari pahlawan. Siapakah yang layak disebut sebagai pahlawan? Siapapun yang terlibat dalam pertempuran baik secara moril dan materil adalah pahlawan, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Rakyat Indonesia, khususnya rakyat Surabaya patut bersyukur, berbangga, dan berterima kasih kepada Sutomo atau yang lebih akrab dengan sapaan “Bung Tomo”. Seorang pemuda 25 tahun yang sangat berperan membangkitkan semangat rakyat untuk mengusir penjajah Belanda, yang pada waktu itu ingin menjajah kembali bangsa Indonesia. Jiwa patriotisme dan nasionalisme yang telah mengakar kuat dalam jiwanya dikobarkan dan disuarakan lewat pidato.

Pidato yang hanya 442 karakter mampu membakar 100.000 orang rakyat Indonesia untuk mengusir tentara sekutu yang berjumlah lebih dari 30.000 dengan peralatan perang yang canggih.

Inilah pidato Bung Tomo yang membakar semangat rakyat Indonesia: yang dikutip dari sumber

Bismillahirrahmanirrahim …

Merdeka !!!

-http://www.blogger.com/img/blank.gif

Saoedara-saoedara ra’jat djelata di seloeroeh Indonesia, teroetama, saoedara-saoedara pendoedoek kota Soerabaja. Kita semoeanja telah mengetahoei bahwa hari ini tentara Inggris telah menjebarkan pamflet-pamflet jang memberikan soeatoe antjaman kepada kita semoea. Kita diwadjibkan oentoek dalam waktoe jang mereka tentoekan, menjerahkan sendjata-sendjata jang kita reboet dari tentara Djepang.

-

Mereka telah minta supaja kita datang pada mereka itoe dengan mengangkat tangan. Mereka telah minta supaja kita semoea datang kepada mereka itoe dengan membawa bendera poetih tanda menjerah kepada mereka.

Selanjutnya di sini

0 comments:

Posting Komentar