Tampilkan postingan dengan label Koleksi Harun Yahya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Koleksi Harun Yahya. Tampilkan semua postingan

Selasa, 17 Januari 2012

Silih Bergantinya Musim

Musim merupakan hasil sebuah fakta bahwasanya bumi tidak berputar terhadap porosnya pada kecepatan yang sama dengan kecepatan yang diperlukan bumi untuk berevolusi terhadap matahari. Ini, tentu saja, merupakan perwujudan dari keteraturan yang sempurna yang diciptakan oleh Allah SWT. Apabila Allah SWT berkehendak, musim dingin dapat saja berlangsung selama 365 hari dalam setahun, namun dalam kondisi seperti itu, kita tidak akan menemukan bentuk kehidupan yang lain. Dengan menciptakan empat musim, Allah SWT menganugerahkan kepada umat manusia berbagai macam bentuk keberkahan dari-Nya.

Allah SWT telah menciptakan musim sepanjang sejarah manusia, sejak dahulu hingga sekarang. Dan hingga saat ini Allah SWT masih terus menciptakannya. Semua orang mengharapkan musim panas setelah musim semi, dan tak seorangpun ragu atas hal tersebut, dan sudah sepatutnya datang musim panas setelah musim semi. Namun, jika Allah SWT berkehendak lain, mungkin saja tidak pernah ada musim panas di bumi. Fakta tersebut dimaksudkan agar orang-orang yang hidup berdasarkan Al-Qur'an harus mencerminkan rasa syukur yang mendalam atas keberkahan yang telah Allah SWT anugerahkan tersebut.

Setiap musim memiliki banyak keberkahannya sendiri-sendiri. Keberkahan musim panas adalah bunga yang bermekaran, buah-buahan dengan warna yang segar dan menggiurkan, kehangatan sinar matahari serta keindahan laut. Allah SWT menganugerahkan rahmat-Nya kepada kita dengan menjamin keberlangsungan keberkahan yang Allah SWT anugerahkan tersebut. Dalam salah satu ayat Al-Qur’an, Allah berfirman :

 
“Sesungguhnya pada penciptaan langit dan bumi, pergantian malam dan siang, kapal yang berlayar di laut dengan (muatan) yang bermanfaat bagi manusia, apa yang diturunkan Allah dari langit berupa air, lalu dengan itu dihidupkan-Nya bumi setelah mati (kering), dan Dia tebarkan di dalamnya bermacam-macam binatang, dan perkisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi, (semua itu) sungguh merupakan tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang-orang yang mengerti.” (Al Baqarah (2) : 164)

sumber
»»  READMORE...

''Air Kehidupan'' dan Nafas Pertama Bayi

Cairan ketuban secara khusus diproduksi untuk janin, untuk menjamin organ-organ janin siap untuk berfungsi setelah lahir. Sang janin, ketika di dalam rahim, menggunakan cairan ketuban untuk berlatih menyesuaikan diri dengan dunia luar dengan cara menelan cairan tersebut secara teratur. Dengan cara ini, lidah sang janin mulai merasakan rasa pahit, rasa manis, rasa asin dan asam. Setelah itu, kelenjar ludah mulai berfungsi. Cairan ketuban yang ditelan oleh janin akan membuat si janin menyiapkan usus untuk fungsi penyerapannya, dan membuat ginjal bekerja karena perlunya penyaringan konstan cairan tersebut dari darah. Cairan yang diserap dari ginjal dikirimkan kembali ke cairan ketuban, tanpa mencemarinya, karena ginjal memiliki kemampuan, berbeda dengan fungsi nantinya, menyaring dan mensterilkan cairan yang ditelan oleh si janin. Dan cairan ini, sama seperti saat anda membersihkan kolam renang, secara terus menerus dibersihkan dengan bantuan sedikit cairan lain.

Seiring dengan perkembangannya, cairan saluran cerna mulai disekresikan ke dalam lambung agar sistem pencernaan siap sepenuhnya. Dan sel-sel usus janin yang baru terbentuk memperoleh kemampuan untuk membedakan antara gula dan garam dan kemudian mengembalikan produk-produk sisa khusus ke darah sang ibu. Dengan cara ini, baik usus maupun ginjal sama-sama bekerja. Cairan ketuban dicerna oleh usus janin setiap 3 jam, berarti delapan kali sehari dan dikembalikan ke ibu melalui darah. Cairan yang tertelan dilepaskan ke kolam cairan ketuban, baik dari rahim ibu maupun dari paru-paru dan ginjal janin tempat cairan tersebut terbentuk. Dengan begitu, jumlah cairan ini, yang sangat penting bagi sang janin, tetap konstan. Karena sistem yang sempurna ini, sistem pencernaan janin bekerja tanpa membahayakan si janin.

Cairan ketuban tidak hanya mempersiapkan sistem pencernaan untuk masa setelah lahir, tapi juga menjamin si janin dapat bergerak lebih nyaman di dalam rahim sang ibu. Janin mengapung di dalam cairan ini sama seperti perahu dayung yang terikat di pelabuhan. Dalam keadaan ini, janin dapat bergerak dengan sangat aman di dalam rahim sang ibu. Cairan ini juga melindungi si janin dari setiap trauma dari luar. Tekanan dari arah manapun terhadap cairan ini disebarkan secara merata ke segala arah sehingga melindungi sang janin dari efek yang membahayakan. Sebagai contoh, jika si ibu berlari, guncangan yang terjadi tidak menimbulkan efek terhadap si janin; sama seperti gabus yang diguncang di dalam tabung yang berisi air. Sistem perlindungan yang sangat sempurna ini telah diciptakan untuk janin, setiap jenis bahaya yang mungkin terjadi telah diramalkan dan tindakan pencegahan terhadapnya pun telah disiapkan.

Keberadaan cairan ketuban juga penting bagi kesehatan sang ibu. Cairan ini mengisi seluruh rahim ibu, sehingga saat janin tumbuh dan makin berat, tidak menimbulkan tekanan terhadap rahim. Jika cairan ini tidak ada, janin yang terus tumbuh akan menyebabkan rahim terdesak ke bawah dan tekanan balik yang diberikan dinding rahim akan menyebabkan perkembangan janin yang normal menjadi tidak mungkin.

Cairan khusus ini memenuhi kebutuhan penting lainnya bagi janin, yaitu suhu yang tetap. Telah diketahui bahwa cairan menyebarkan panas secara merata. Cairan ketuban didaur ulang secara terus menerus dan memiliki suhu yang tetap. Panas yang dibutuhkan untuk perkembangan janin disebarkan secara merata ke segala arah.

Jika terdapat masalah yang berhubungan dengan produktivitas cairan, keberlangsungan penjernihan ataupun penyesuaian volume cairan ini, maka pertumbuhan alami janin akan terganggu. Sebagai contoh, jika jumlah cairan ketuban kurang dari yang dibutuhkan, atau jika cairan ini tidak ada sama sekali, maka serangkaian ketidaknormalan akan mulai terjadi. Anggota gerak si janin lemah dan menjadi cacat, sendi-sendinya menyatu, kulitnya menjadi kendor, dan karena adanya tekanan, wajah menjadi cacat. Masalah yang paling serius adalah perkembangan paru yang terganggu dan si bayi mati segera setelah lahir.

Semua ini memperlihatkan kepada kita bahwa sejak dari keberadaan manusia hingga saat ini, produksi cairan ketuban berlangsung secara terus menerus secara sempurna. Tanpa cairan ini, janin tidak dapat berkembang di dalam rahim ibunya. Kenyataan ini sepenuhnya meruntuhkan pernyataan para ahli evolusi bahwa perkembangan terjadi setahap demi setahap pada satu periode waktu. Jika satu tahap dalam penciptaan seorang manusia tidak terjadi, sebagai contoh seperti yang baru kami uraikan, jika produksi cairan ketuban kurang, kelahiran tidak akan pernah terjadi dan ras manusia tidak akan pernah ada. Dengan demikian, tidak dapat dinyatakan bahwa cairan ketuban mulai diproduksi setelah suatu periode waktu saat kebutuhan akan cairan ini muncul. Cairan ini harus ada seiring dengan keberadaan janin. Adalah tidak mungkin menyatakan bahwa cairan ini, yang memiliki fungsi yang sangat penting, dibentuk secara kebetulan. Mengatakan bahwa makhluk yang rumit menjadi hidup adalah mengatakan bahwa makhluk tersebut telah diciptakan. Tidaklah mungkin tindakan kebetulan dapat memperhitungkan, menentukan kebutuhan, memilih segala sesuatu yang cocok dengan kebutuhan tersebut dan menggunakannya pada waktu dan tempat yang tepat.

Jelaslah bahwa Tuhan lah yang menciptakan cairan ketuban dan sistem-sistem yang terkait dengannya. Dia juga menentukan berapa jumlah cairan ketuban yang dibutuhkan.
“Allah mengetahui apa yang dikandung oleh setiap perempuan, apa yang kurang sempurna dan apa yang bertambah dalam rahim. Dan segala sesuatu ada ukuran di sisi-Nya (Qur’an, 13:8).

Persiapan Untuk Nafas Pertama

Setelah lahir, hal yang paling penting bagi seorang bayi adalah bernafas; penting bagi paru-paru, yang belum pernah mengenal udara sebelumnya, mengisinya dengan udara dan mulai bernafas. Si bayi, yang sebelumnya menerima oksigen dari darah ibunya, sekarang harus mengambilnya sendiri dari udara dengan paru-parunya. Dan melalui cara yang menakjubkan, paru-paru, yang belum pernah menarik nafas sebelum lahir, mulai bernafas secara normal.

Pada saat bayi lahir, Tuhan menciptakan segala sesuatunya telah siap dan menjamin bahwa kesiapan paru-paru telah utuh seperti yang dibutuhkan. Untuk kesiapan paru-paru, diafragma mulai berperan; diafragma terletak di antara lambung dan rongga iga. Diafragma mulai berfungsi saat usia kehamilan menjelang 6 bulan. Awalnya diafragma mengembang dan berkontraksi secara intermitten atau sebentar-sebentar, beberapa kali dalam sejam, tapi setelah lahir ia akan mengembang dan berkontraksi secara terus menerus.

Dari sini dapat dilihat bahwa bayi secara terus menerus berada dalam perlindungan khusus, tapi harus diingat bahwa ini bukanlah perlindungan dari si ibu. Saat janin berkembang, si ibu tetap menjalani hidup normalnya, tidak satupun perubahan yang terjadi pada dirinya berada dalam penguasaannya. Walaupun sang ibu ingin campur tangan, dia tidak akan bisa. Semua perkembangan ini terjadi oleh kekuatan abadi Tuhan kita. Tuhan telah menciptakan semua yang dibutuhkan bagi seorang anak untuk lahir ke dunia sebagai manusia normal dalam cara yang paling mengagumkan. Semua kebutuhan bayi saat ia masih dalam tahap janin dipenuhi, dan sang ibu memikirkan apa yang harus dilakukannya untuk membawa bayinya lahir ke dunia dan memastikan bahwa bayinya akan bertahan hidup.

Walaupun si ibu berfikir untuk melakukan sesuatu, tidak ada yang dapat dilakukannya. Misalnya, memasukkan zat-zat sisa dari tubuh janin ke dalam ginjalnya sendiri, membersihkan dan membuangnya, adalah hal-hal yang tidak dapat dilakukan oleh si ibu sendiri. Adalah Tuhan yang menentukan semua kebutuhan bagi seorang manusia baru untuk terlahir ke dunia dan membangun sistem yang berespon paling baik terhadap kebutuhan tersebut. (untuk terus membaca, silakan lihat Harun Yahya “Keajaiban Penciptaan Manusia”)
 sumber
»»  READMORE...

Pelindung yang Tak Terlihat

Saat ini banyak ilmuwan yang memeriksa struktur material dari makhluk hidup di alam dan menggunakannya sebagai referensi pada penelitiannya. Kepadatan, pencahayaan, fleksibilitas, dan karakter kimia suatu material  ditemukan di alam dan telah membimbing ilmuwan untuk mengimitasi struktur dari material-material tersebut. Banyak material dan karakteristik dari makhluk hidup yang terlintas dalam kehidupan sehari-hari menarik perhatian ilmuwan dan material-material ini dipelajari untuk diimitasi.

SISTEM LUBRIKASI YANG MENCEGAH RASA SAKIT KETIKA BERGERAK

Beberapa dari tulang kita yang secara terus menerus bergerak  memerlukan dukungan yang berbeda-beda untuk menyokong zona tulang yang tidak bergerak. Kita contohkan tulang sendi, dalam setiap gerakan, yang membuat tulang belakang kita bersambung dengan kaki dan tangan bergiliran dari atas dan ke yang lain, karena mereka secara konstan bergerak maka mereka membutuhkan sistem pendukung.

Sebagai contoh, ketika peralatan mekanis bekerja, ada pergeseran dan korosi (berkarat) yang terjadi pada titik hubung  bagian yang bergerak. Untuk mencegah ini, lubrikasi diperlukan di setiap sistem mekanis yang bergerak, menjadi engsel pintu sederhana atau mesin automobile berteknologi tinggi. Bagaimanapun, lubrikasi tidak mencegah pergeseran secara sepenuhnya, ia hanya menunda.

Walaupun ia bergerak secara terus menerus selama rangkaian kehidupan, sambungan sendi dari makhluk hidup dan hewan tidak memerlukan perawatan atau lubrikasi. Pergeseran permukaan dari sambungan ditutupi oleh lapisan berongga dari tulang rawan dan dibawahnya terdapat cairan yang padat. Dari titik tulang yang menekan sambungan, cairan ini menyembur dari pori-pori dan memastikan permukaannya menjadi licin seperti minyak, seperti yang terlihat di sana ada penciptaan yang sangat sempurna agar manusia bisa tetap bergerak.


SEBUAH PEMBASMI KUMAN YANG EFEKTIF: AIR MATA

Air mata, yang diasumsikan banyak orang sebagai "air yang asin yang keluar ketika kamu menangis", sebenarnya adalah cairan yang sangat spesial. Tugas pertamanya adalah untuk melindungi mata dari mikroba, enzim "lysozyme" di dalamnya mampu menghancurkan berbagai macam bakteri dan untuk membunuh mikroba. Mata dilindungi dari infeksi melalui lysozyme. Zat ini bahkan lebih efektif daripada zat pembasmi kuman yang kuat yang digunakan untuk membersihkan gedung dari mikroba. Dan bagaimana mungkin pembasmi kuman yang begitu efektif tersebut tidak membahayakan mata dan sebaliknya malah melindungi dengan sempurna ? inilah tingginya karya seni ciptaan ALLAH. Airmata diciptakan dengan cara yang sangat tepat dan berkenaan dengan struktur kimianya. Koordinasi sempurna ini yang hadir di tiap segi kehidupan berlaku juga bagi mata dan air mata.

Ada juga sistem lubrikasi pada mata, sistem ini mencegah mata yang berubah arah pada empat arah berbeda untuk ratusan kali, dari kerusakan akibat gerakan-gerakan ini.


LAPISAN PELINDUNG
Menutupi permukaan sangatlah penting dalam hal memastikan perlindungan terhadap kotoran dan gesekan. Hal ini sangat penting untuk melawan kebocoran air yang tiris yang dapat  membusukkan kayu halus. Banyak bahan untuk pelindung yang digunakan oleh manusia sehari-hari telah dipergunakan oleh makhluk hidup lainnya di alam ini sampai saat ini. Penutup kayu adalah salah satunya, lapisan chitin yang menutupi serangga adalah salah satu bahan yang bisa menjadi contoh untuk menutupi lapisan kayu. Chitin sangat ringan dan tipis, tapi juga sangat kuat dan fleksibel dan bertindak seperti kerangka, air tidak bisa bocor dan ini berkat bahan penutup yang khusus di atasnya. Ia tidak membocorkan cairan di dalam tubuh ke luar.

PEMBERSIH YANG BERNILAI DI RAWA

Tanaman teratai (lili putih) tumbuh di tempat yang berlumpur dan kotor tetapi dedaunannya selalu bersih. Ini karena ketika ada sedikit noda yang mengenainya maka dengan cepat ia akan menggoyangkan daunnya dan mendorongnya ke titik tertentu. Dan ketika air hujan turun akan membuat kotoran tersebut tersapu dengan sendirinya.


Karakteristik teratai telah membukan wawasan yang baru bagi peneliti mengenai desain permukaan suatu bangunan. Peneliti telah mulai mengerjakan penelitian tentang permukaan bangunan yang bisa dibersihkan dengan air hujan seperti halnya teratai. Sebagai hasilnya, sebuah perusahaan Jerman yang disebut ISPO membangun material penutup yang disebut Lotusan. Produk ini diluncurkan di Asia dan Eropa dan menggaransikan "tetap bersih untuk 5 tahun tanpa perlu deterjen". Penutup berbahan dasar silikon ini yang disebut Lotusan meniru tanaman teratai sebagai asal namanya tersebut dan juga sistemnya. Menurut sistemnya, pada permukaannya terdapat benjolan kecil tingginya 5-10 mikrometer (1:1000 mm) dan berjarak 10-15 mikrometer antar satu dan yang lainnya. Sebagai hasilnya, di sana terdapat benjolan-benjolan di susun dari kawat dan lebar 0,1 micrometer. Ketika dilihat dari luar, bentuk dari permukaannya terlihat datar tapi nyatanya benjol-benjol dan ditutupi lilin, mencegah air untuk jatuh untuk menyentuh permukaan dan dibiarkan mengalir ke bawah dengan bantuan beratnya sendiri.

Banyak makhluk hidup di alam memiliki suatu bentuk yang melindungi permukaannya. Tidak diragukan permukaan dari tanaman teratai, lapisan chitin pada kumbang, airmata yang membuat kita bisa bergerak dengan mudah dengan mencegah pergeseran pada sambungan kita tidak terbentuk dengan sendirinya. Adalah yang Mahakuasa, yang MahaTahu ALLAH yang menciptakan mereka dengan bentuk-bentuknya dan dengan struktur yang sempurna.

Dia-lah ALLAH Yang Menciptakan, Yang Mengadakan, Yang Membentuk Rupa, Dia Memiliki nama-nama yang indah. Apa yang ada di langit dan di bumi bertasbih kepada-Nya. Dan Dia-lah Yang Maha Perkasa, Maha Bijaksana. (Surah al-Hasyr: 24)  sumber
»»  READMORE...

Tata Ruang Geometris di Alam

Kemudian (mani itu) menjadi sesuatu yang melekat, lalu ALLAH Menciptakannya dan Menyempurnakannya (AL-QIYAMAH: 38)

Mengapa bentuk "spiral" yang ada melalui jagad raya adalah struktur yang paling sering diamati oleh para astronomer ?

Apakah hal yang terpenting dari tata ruang secara matematis dari jagad raya ini ?


Walaupun terdapat banyak sekali objek-objek luar angkasa yang bergerak, faktanya tidak ada tabrakan yang terjadi di sana dan ini pasti melibatkan kalkulasi khusus serta pengetahuan. Karena setiap peristiwa yang muncul di alam semesta dan hasilnya dari setiap kejadian bisa dipahami tidak hanya melalui pengamatan tapi juga melalui perhitungani fisik dan matematis. Untuk itu, ada bentuk yang diperintahkan oleh pengetahuan matematis dan indikator paling penting dari ini adalah susunan tata ruang dari jagad raya. Sebagai sebuah bentuk geometris, dimanapun ia muncul, haruslah berdasarkan pengukuran yang spesifik dan kalkulasi, ini mengindikasikan hadirnya suatu pengetahuan yang tinggi dan perintah. Planet ada dalam bentuk "globe", bergerak dalam orbit mereka, yang berbentuk seperti "elips" dan galaksi yang terdiri dari berjuta bentuk bintang yang membentuk seperti "spiral" atau "eliptikal" adalah beberapa contoh yang mengagumkan dari susunan geometris dari alam semesta.

SPIRAL YANG SAMA DITEMUKAN DALAM GALAKSI

Bentuk yang paling penting yang terlihat di alam semesta ini adalah susunan "spiral". Susunan spiral dari alam semesta adalah struktur utama yang paling sering diamati dan diteliti oleh para astronomer. Semenjak dua dari tiga galaksi di alam semesta ada dalam bentuk spiral, bentuk ini adalah bentuk yang paling umum dari galaksi atau bimasakti. Sebuah spiral bimasakti berputar mengelilingi orbitnya sendiri dan disaat yang sama gravitasi serta kekuatan sentrifugal ada dalam keadaan yang seimbang.  Karena keseimbangan inilah, jutaan bintang-bintang di bimasakti, tidak berhamburan walaupun harus berputar dan tetap pada orbitnya masing-masing. Galaksi tidak berputar ke tiap bagian secara simultan seperti roda mobil. Pusat perputarannya berputar lebih cepat dari yang di tepi. Hasilnya ia menghasilkan bentuk spiral, yang meluas keluar dari pusatnya. Ilmuwan, yang meneliti bentuk ini, telah menemukan keseimbangan matematis sensitif  yang timbul bergantung dari bentuk galaksi itu sendiri.

STRUKTUR SEPERTI RASIO EMAS DITEMUKAN DALAM ALAM

Investigasi menemukan lengan spiral dari galaksi adalah gelombang padat yang berputar pada kecepatan serta posisi kaku. Ini menunjukan bahwa spiral dari galaksi memiliki dasar geometris yang sama sebagai spiral yang sama dalam alam. Contohnya, investigasi astronomi menemukan bahwa galaksi Bima Sakti dimana sistem solar ditemukan memiliki bentuk geometri bentuk spiral yang sama. 1. astronomer Swedia Carl-Gustav Danver juga telah mengivestigasi bentuk yang khusus ini, dan menyatakan bahwa ini adalah spiral logaritmik. (sama).

BAGAIMANA BENTUK SPIRAL INI MEMUNGKINKAN KESEIMBANGAN?

Keseimbangan di antara kekuatan fisik dalam bentuk spiral pada galaksi adalah sangat mengherankan. Sebuah galaksi tumbuh dengan mengintensifkan pada pusat massa oleh efek gravitasi. Semenjak peningkatan pada pusat massa juga meningkatkan gravitasi, pusat dari galaksi akan mulai untuk berputar lebih deras untuk mengganti kekuatan dari kekuatan sentrifugal dan gravitasi. Lebih jauh, pusatnya berputar lebih banyak juga mencegah pengembunan dari pusat massa. Untuk itu, agar semua sistem dalam galaksi tetap seimbang, ada kebutuhan untuk suatu mekanisme khusus yang memperlambat partikel-partikel di pusat dan mempercepat yang berada di tepian. mekanisme ini telah dibuat oleh "bentuk spiral yang sama" karena lengan spiral yang sama inilah yang paling benar untuk fungsi ini.

ALLAH MENCIPTAKAN DARI YANG TIDAK ADA


Seperti yang terlihat, banyak galaksi ada pada bentuk dari spiral yang sama sesungguhnya memiliki sebuah kepentingan yang vital untuk galaksi-galaksi ini untuk tetap dalam keadaan seimbang. Sangat menakjubkan bahwa bentuk spiral yang sama berdasarkan pada rasio emas pada tanaman dan makhluk-makhluk dalam laut juga terlihat di luar angkasa juga spiral itu terlihat di galaksi seperti spiral dalam tanaman dan kerang-kerangan, mengisi pentingnya sebuah fungsi untuk keseimbangan dan keserasian.

Tidak ada keraguan, bahwa perintah dan keseimbangan di alam semesta, tidak pernah salah semenjak hari diciptakannya alam semesta sebagai bukti kekuatan Allah yang tak terbatas. Tuhan kita yang memiliki kekuatan untuk menciptakan sesuatu dengan sangat sempurna, juga menciptakan rasio emas yang begitu unik dan sangat fungsional dan rasio ini telah menciptakan suatu estetika yang sempurna dan kecantikan fungsional dan keseimbangan di setiap sistem yang hadir dan satu yang mencengangkan. Di Al-Quran Allah menyatakan:

Sungguh, Tuhan-mu (adalah) ALLAH yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas Arasy. Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat. (Dia Ciptakan) matahari, bulan, dan bintang-bintang tunduk kepada perintah-Nya. Ingatlah! Segala penciptaan dan urusan menjadi hak-Nya. Maha Suci ALLAH, Tuhan seluruh alam. (Surah al-Araf: 54)
sumber
»»  READMORE...

Sumber Kedamaian dan Rasa aman

Al-Qur’an adalah kitab kebenaran yang diturunkan kepada umat manusia sebagai petunjuk menuju jalan yang lurus dan di dalam kitab ini, Allah memerintahkan manusia untuk mengadopsi nilai-nilai moralitas yang terkandung di dalamnya. Nilai-nilai moral ini didasarkan pada konsep cinta, kasih, saling memahami dan saling menyayangi. Kata “Islam” berasal dari kata yang bermakna “Damai” dalam bahasa Arab. Islam adalah sebuah agama yang disampaikan kepada umat manusia untuk menciptakan perdamaian hidup melalui wujud nyata cinta dan kasih sayang Allah yang tak terbatas di muka bumi ini.

Beberapa orangyang mengatakan bahwa suatu hal dilakukan demi agama,  mungkin, dan sesungguhnya, mereka sendiri tidak memiliki pemahaman yang cukup terhadap agama tersebut, dan sebagai akibatnya, merupakan sebuah kesalahan bagi kita jika kita membentuk sebuah “pemikiran” terhadap agama tersebut dengan menjadikan orang-orang tersebut sebagai tauladan dalam agama tersebut. Cara terbaik untuk memahami sebuah agama adalah dengan mengkaji nilai-nilai atau sumber-sumber ketuhanan dari agama itu sendiri.

Sumber ketuhanan agama Islam adalah Al-Quran, yang berdasar pada konsep moralitas, cinta, kasih sayang, saling menghargai, rela berkorban, saling memahami, dan perdamaian. Seorang muslim yang hidup dengan aturan-aturan tersebut dalam arti yang sesungguhnya, maka ia akan menjadi sosok yang sangat beradab, berhati-hati dalam berpikir, sederhana, sopan, mulia, adil, dapat dipercaya, dan mudah dalam bergaul. Ia akan menebarkan cinta, rasa hormat, kerukunan dan kebahagiaan hidup di sekelilingnya.

Islam adalah Agama Perdamaian
Teror dalam artian luas merupakan tindak kekerasan terhadap sasaran-sasaran non-militer untuk kepentingan politik. Dengan kata lain, sasaran-sasaran teror adalah warga sipil yang sama sekali tidak bersalah dan tidak tahu-menahu tentang hal yang berbau criminal, yang oleh para teroris, seringkali digunakan sebagai kambing hitam atas tindakan “Pihak Lain”.

Untuk alasan ini, terror adalah tindakan pemaksaan terhadap orang-orang yang tidak bersalah ke dalam kekerasan, yang merupakan tindak penyimpangan moral yang sama sekali tidak di benarkan. Kasus ini serupa dengan kasus pembunuhan yang dilakukan oleh Hitler dan Stalin, yang merupakan tindak kejahatan terhadap kemanusiaan.

Al-Qur’an adalah kitab yang  Haq (benar) yang disampaikan kepada manusia sebagai petunjuk menuju jalan yang benar, dan  Allah memerintahkan manusia untuk mengadopsi nilai-nilai moral luhur yang terkandung di dalamnya. Nilai-nilai moral yang didasarkan pada konsep cinta, kasih sayang, saling mengasihi, dan saling memahami. Kata " Islam " berasal dari kata yang bermakna "Damai" dalam bahasa Arab. Islam merupakan agama yang disampaikan kepada umat manusia dengan  tujuan menciptakan perdamaian hidup melalui wujud nyata cinta dan kasih sayang Allah di muka bumi ini. Allah menyeru kepada semua umat manusia kepada nilai-nilai moral Islam sehingga rasa kasih, sayang, cinta dan kedamaian dapat dirasakan seluruh alam semesta. Dalam surat Al-Baqarah ayat 208, Allah berfirman kepada orang-orang  beriman sebagai berikut:

“Hai orang-orang yang beriman! masuklah kamu ke dalam Islam secara keseluruhan, dan janganlah kamu ikuti langkah-langkah setan. Sungguh ia musuh yang nyata bagimu.” (QS. Al-Baqarah, (2):208)

Ayat diatas menjelaskan bahwa rasa aman hanya dan pasti dapat dirasakan dengan "masuk kedalam islam", yang berarti hidup dengan mengamalkan nilai-nilai moral yang terdapat dalam Al-Qur’an. Nilai-nilai dalam Al-Qur’an mengikat seorang muslim untuk selalu bertanggung jawab dalam memperlakukan semua orang, baik muslim maupun non muslim, dengan baik dan adil; melindungi orang-orang yang membutuhkan dan orang-orang yang tidak bersalah; serta mencegah timbulnya kerusakan. Kerusakan merupakan segala bentuk kekerasan dan teror yang menghilangkan rasa aman, kenyamanan dan kedamaian. Sebagaimana Firman Allah dalam sebuah ayat, "sedang Allah tidak menyukai kerusakan" (QS. Surat Al-Baqarah, (2):205)
Membunuh seseorang tanpa alasan adalah satu contoh nyata dari sebuah bentuk kerusakan. Allah berfirman dalam Al-Qur’an melalui sebuah ayat yang sebelumnya juga pernah disampaikan kepada Umat Yahudi dalam Taurat, yaitu:

"… barangsiapa membunuh seseorang, bukan karena orang itu membunuh orang lain, atau bukan karena berbuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh semua manusia... "(QS. Surat Al-Maidah, (5):32)

Sebagaimana yang di sampaikan pada ayat tersebut, seseorang yang membunuh, meskipun hanya satu nyawa, kecuali sehubungan dengan tindakannya (yang dibunuh) terhadap orang lain atau sebagai penyebab kerusakan di bumi, maka orang tersebut telah melakukan pembunuhan seluruh umat manusia. Hal ini merupakan bukti, betapa besarnya dosa melakukan, pembunuhan, pembantaian dan penyerangan yang sering dikenal sebagai "Serangan Bunuh Diri" yang biasa di lakukan oleh para teroris. Allah memberi tahukan kepada kita bahwa kekejaman para teroris ini akan mendapat balasan di akhirat berdasarkan ayat berikut:

“Sesungguhnya dosa itu atas orang-orang yang berbuat zalim kepada manusia dan melampaui batas di muka bumi tanpa hak. Mereka itu mendapat azab yang pedih.” (QS. Asy-Syuura,(26):42)

Hal diatas menjelaskan bahwa tindakan teror terhadap orang-orang  yang tidak bersalah benar-benar bertentangan dengan Islam , dan sangat mustahil  bahwa seorang muslim dibenarkan untuk melakukan tindakan kejahatan seperti itu. Sebaliknya Muslim bertanggung jawab untuk menghentikan orang-orang ini, melenyapkan setiap “tindakan perusakan di muka bumi” dan membawa kedamaian dan keamanan pada setiap umat manusia di seluruh dunia. Islam tidak dapat disejajarkan dengan terror, sebaliknya, Islam merupakan solusi dan jalan untuk mencegah terorisme.

Allah mengutuk tindak kejahatan

Allah telah memerintahkan manusia untuk menjauhi tindak kejahatan, penindasan; kekejaman; pembunuhan dan pertumpahan darah, yang semuanya merupakan hal yang dilarang oleh agama Islam. Allah menggambarkan orang-orang yang mengingkari perintah ini dan melakukan tindakan yang secara terang-terangan menetang Al-Qur’an sebagai “pengikut jejak setan”. Ada beberapa ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan ini:

“Orang-orang yang merusak janji Allah setelah diikrarkan dengan teguh dan memutuskan apa-apa yang Allah perintahkan supaya dihubungkan dan mengadakan kerusakan di bumi, orang-orang itulah yang memperoleh kutukan dan bagi mereka tempat kediaman yang buruk (Jahannam).” (QS. Ar-Rad, (13):25)

“... Makan dan minumlah rizki (yang diberikan) Allah, dan janganlah kamu berkeliaran di muka bumi dengan berbuat kerusakan.” (QS. Al-Baqarah, (2):60)
Mereka yang berpikir akan mencapai keberhasilan dengan melakukan kejahatan; kerusuhan; penindasan; dan dengan membunuh orang-orang yang tidak bersalah, benar-benar telah melakukan kesalahan yang besar. Allah telah melarang segala tindak kejahatan yang melibatkan terorisme dan kekerasan serta mengutuk semua tindakan yang berkaitan dengan hal tersebut, dalam firman-Nya: “Sesungguhnya Allah tidak akan membiarkan terus berlangsungnya pekerjaan orang-orang yang membuat kerusakan, pada salah satu ayat-Nya.” (QS. Yunus, (10):81)

Saat ini, aksi terorisme, genosida (pemusnahan terencana terhadap suatu bangsa), dan pembantaian terjadi di seluruh dunia. Orang-orang yang tidak bersalah terbunuh secara mengenaskan, dan negara-negara, yang rakyatnya sedang tersulut api kebencian karena alasan-alasan konyol, kini kini tengah tenggelam dalam malapetaka. Ketakutan yang terjadi di negara-negara yang memiliki sejarah, budaya, dan struktur social yang berbeda, kemungkinan disebabkan oleh alasan atau latar belakang yang berbeda antara satu dengan yang lainnya. Meskipun demikian, hal ini merupakan bukti bahwa yang menjadi penyebab dasar dari semua permasalahan ini adalah “berpindah tempatnya” nilai-nilai moralitas Al-Qur’an, yang berdasar pada konsep cinta, saling menghormati dan rasa kasih sayang. Sebagai akibat dari kurangnya pemahaman terhadap agama, masyarakat muncul menjadi masyarakat yang tidak takut kepada Allah dan terperdaya oleh kebohongan bahwa mereka tidak akan dimintai “pertanggungjawaban” di Akhirat kelak. Karena mereka mempunyai pemahaman yang salah bahwasanya "saya tidak harus mempertanggungjawabkan segala tindakan yang saya lakukan kepada orang lain", maka dengan mudahnya mereka bertindak tanpa moralitas, belas kasih, dan hati nurani.

Sangat tidak mungkin bagi seseorang yang takut kepada Allah dan memahami nilai moralitas Islam untuk turut mendukung tindakan kekerasan atau kejahatan bahkan menjadi bagian di dalamnya. Karena itulah Islam merupakan solusi tepat bagi terorisme. Ketika keluhuran nilai moral di jelaskan dalam Al-Qur’an, sangat mustahil bagi masyarakat untuk mengkait-kaitkan kebenaran Islam dengan mereka yang mendukung atau bergabung dalam kelompok-kelompok yang bertolak pada kebencian, peperangan, dan kekacauan. Karena Allah telah telah melarang tindak kejahatan:

“Dan apabila ia berpaling (dari kamu), ia berjalan di bumi untuk mengadakan kerusakan padanya, dan merusak tanam-tanaman dan binatang ternak, dan Allah tidak menyukai kebinasaan.Dan apabila dikatakan kepadanya: "Bertakwalah kepada Allah", bangkitlah kesombongannya yang menyebabkannya berbuat dosa. Maka cukuplah (balasannya) neraka Jahannam. Dan sungguh neraka Jahannam itu tempat tinggal yang seburuk-buruknya.” (QS. Al-Baqarah, (2):205-206)

Sebagaimana yang terlihat pada ayat di atas, sangat tidak mungkin bagi seseorang yang takut kepada Allah memalingkan pandangan dari tindakan sekecil apapun yang dapat membahayakan umat manusia. Meskipun demikian, seseorang yang tidak percaya kepada Allah dan hari akhir, akan dengan mudahnya melakukan segala tindak kejahatan, karena dia berpikir bahwa dia tidak harus bertanggung jawab terhadap apapaun atau siapapun.

Hal pertama yang perlu dilakukan untuk menyelamatkan dunia dari bencana terorisme yang terjadi sekarang ini adalah dengan memanfaatkan pendidikan untuk menghilangkan keyakinan-keyakinan anti-agama yang menyimpang, yang dikemukakan atas nama Agama serta mengajarkan masyarakat akan kebenaran nilai-nilai moral Qur’ani dan rasa takut pada Allah.
 sumber
»»  READMORE...

Kisah Terkini: tentan Burung Dino dan Fakta Sesungguhnya

Beberapa waktu yang lalu media massa dunia memuat penemuan baru-baru ini tentang sekumpulan fosil di Cina sebagai bukti yang mendukung teori evolusi. Beijing's Institute of Vertebrate Paleontology and Paleoanthropology mengeluarkan pernyataan bahwa satu dari keenam fosil dalam kelompok tersebut adalah milik seekor "burung-dino bersayap empat" dan bahwa makhluk punah ini dapat terbang, atau setidaknya, bergelantungan di pepohonan. Media masa pendukung Darwinisme sekali lagi melakukan propagandanya habis-habisan meskipun teori ini sama sekali dan telah berulang kali dibuktikan keliru.
 
Nyatanya, sama sekali tidak terdapat bukti yang mendukung propaganda mereka. Sebab, tidak ada "burung-dino bersayap empat" (makhluk separuh burung separuh dinosaurus) atau data ilmiah apa pun yang mendukung teori evolusi burung dari dinosaurus.

Fosil baru: 20 juta tahun lebih muda dari Archaeopteryx
 
Hampir setiap orang yang tahu sedikit tentang paleontologi pernah mendengar Archaeopteryx. Penemuan Archaeopteryx termasuk yang paling terkenal. Makhluk ini adalah seekor burung yang hidup sekitar 150 juta tahun lalu. Archaeopteryx sangatlah penting karena termasuk burung tertua yang hingga kini pernah ditemukan. Tak seorang ilmuwan pun pernah menemukan fosil burung yang berusia lebih tua dari Archaeopteryx. 1
 
Hal penting lain tentang Archaeopteryx adalah ia tergolong seekor burung sejati, dengan semua ciri burung yang dimilikinya. Bulu-bulunya yang asimetris sama dengan burung-burung masa kini, termasuk bentuk sayapnya yang sempurna, rangka yang ringan dan berongga, tulang dada yang menyangga otot terbang, serta banyak ciri lainnya yang meyakinkan para ilmuwan bahwa Archaeopteryx adalah seekor burung sejati yang mampu terbang sempurna.2
 
Akan tetapi, dua ciri Archaeopteryx yang sangat membedakannya dari burung modern adalah sayapnya yang memiliki cakar, dan gigi pada paruhnya. Karena dua ciri inilah sejak abad kesembilan belas para evolusionis berupaya menampilkan burung ini sebagai "semi reptilia". Namun ciri-ciri ini sesungguhnya bukanlah bukti yang menunjukkan kaitan antara Archaeopteryx dan reptilia. Penelitian menunjukkan bahwa Hoatzin, spesies burung yang hingga kini masih hidup, juga memiliki cakar pada sayapnya ketika masih muda. Archaeopteryx bukan pula satu-satunya "burung bergigi", sebab spesies burung lainnya di masa lalu yang ada dalam catatan fosil juga memiliki gigi. 3
 
Jadi, sebagaimana dapat kita pahami, penjelasan para evolusionis bahwa Archaeopteryx adalah sejenis "burung primitif" sungguh keliru, dan para ilmuwan telah menerima bahwa makhluk ini terlihat sangat menyerupai burung masa kini. Profesor ahli ahli burung terkemuka di dunia asal Kansas University, Alan Feduccia, menyatakan, "Kebanyakan mereka yang baru-baru ini mempelajari sifat-sifat anatomis Archaeopteryx, mendapati makhluk tersebut lebih banyak menyerupai burung daripada yang pernah mereka sangka sebelumnya,".
Propaganda para pendukung Darwinisme telah keliru, dan Feduccia juga telah menyatakan bahwa, hingga baru-baru ini, "kemiripan Archaeopteryx dengan dinosaurus theropoda terlalu dibesar-besarkan." 4
Singkatnya, Archaeopteryx adalah burung tertua yang memiliki ciri-ciri yang sama seperti pada burung-burung modern, termasuk dalam hal kemampuan terbangnya. Selain itu, Archaeopteryx berusia sekitar 150 juta tahun.

Permasalahan seputar usia fosil
 
Archaeopteryx memperlihatkan satu fakta kunci: Burung telah ada sejak 150 juta tahun lalu. Mereka telah mampu terbang. Jika para evolusionis ingin mengemukakan sejumlah "nenek moyang burung," maka makhluk-makhluk ini haruslah telah hidup sebelum 150 juta tahun lalu.
 
Satu fakta ini saja sudah cukup untuk menunjukkan bahwa pernyataan tentang "burung-dino bersayap empat" yang disebarluaskan ke seluruh dunia sangat tidak berdasar dan tidak benar. Sebab, fosil yang diketemukan di Cina dan dinamakan Microraptor gui ini – yang oleh para evolusionis dicobatampilkan sebagai "nenek moyang burung-burung primitif" – hanyalah berusia 130 juta tahun, dengan kata lain 20 juta tahun lebih mudah sama sekali dari burung yang diketahui paling tua. Jelas, sama sekali tidak masuk akal untuk menampilkan seekor burung "sebagai nenek moyang burung-burung primitif" ketika terdapat sejumlah burung yang telah terbang 20 juta tahun sebelum makhluk ini ada.
 
Sesungguhnya "permasalahan usia" ini ada pada semua fosil "burung-dino" yang diyakini sebagai nenek moyang burung. Para evolusionis yang percaya bahwa burung berasal dari dinosaurus menyatakan bahwa nenek moyang burung adalah dinosaurus theropoda yang berjalan di atas dua kaki. Akan tetapi dinosaurus theropoda muncul setelah Archaeopteryx dalam catatan fosil.5 Para evolusionis selalu berupaya menutupi kejanggalan yang nyata ini. Usaha yang sama untuk menyembunyikan fakta ini mudah sekali dilihat pada laporan berita tentang fosil Microraptor gui. Seluruh surat kabar dan majalah evolusionis mengumumkan secara luas bahwa fosil ini adalah "seekor burung primitif" berusia 130 juta tahun, tanpa merasa perlu menyebutkan bahwa Archaeopteryx dapat melayang di udara dengan sempurna sekitar 20 juta tahun sebelumnya.

Microraptor gui

Microraptor
 
Jadi, apakah makhluk yang dinamakan "dinosaurus bersayap empat" ini, dengan kata lain Microraptor gui?
 
Terlalu dini untuk menjawab pertanyaan ini. Banyak penelitian masih perlu dilakukan pada fosil ini, dan hasilnya mungkin secara mendasar akan merubah pandangan kini tentang fosil tersebut. Sama halnya, semua fosil "burung-dino" yang dikemukakan sejak awal tahun 1990-an semuanya diragukan keabsahannya. Salah satu dari "dinosaurus berbulu" tersebut, yakni Archaeoraptor, adalah fosil yang dipalsukan. Pengkajian mendalam pada fosil-fosil burung-dino lainnya menunjukkan bahwa "bulu-bulu" mereka ternyata serat-serat yang mengandung kolagen di bawah kulit.6
Dalam perkataan Profesor Feduccia, "Banyak dinosaurus telah ditampilkan sebagai makhluk yang tertutupi bulu-bulu yang berpola aerodinamis tanpa disertai bukti apa pun yang mendukungnya." 7 Dalam bukunya yang terbit tahun 1999, ia menulis, "Pada akhirnya, tak ada dinosaurus berbulu yang pernah ditemukan, meskipun banyak bangkai dinosaurus dengan kulit yang terawetkan dengan baik telah ditemukan di wilayah-wilayah yang beragam." 8
 
Begitulah, ketika mencari jawaban sesungguhnya tentang apa itu Microraptor gui, kita harus senantiasa ingat akan sikap para evolusionis yang penuh prasangka dan suka mereka-reka. Makhluk ini mungkin saja memiliki struktur anatomi yang sangat berbeda dengan gambar-gambar "rekonstruksi" yang muncul di media masa.
 
Hal ini juga telah ditengarai oleh Profesor Alan Feduccia. Dalam sebuah korespondensi baru-baru ini, ia menulis:
"Saya belum yakin bahwa makhluk tersebut bersayap empat; mungkin saja yang nampak oleh kita adalah bulu-bulu burung yang sebenarnya tidak pernah ada, dan ini sungguh sulit untuk ditafsirkan. Ciri-ciri yang menghubungkan hewan ini dengan dromaeosaurus juga sangat meragukan. Yang pasti, ekornya sangat berbeda dengan dromaeosaurus yang pernah diketahui, dan cakarnya tidak berbentuk melengkung, tapi hanya sedikit besar. Juga, bagian pubisnya lebih menyerupai burung. Mungkin kita tidak sedang menyaksikan dromaeosaurus yang dapat terbang, akan tetapi sisa-sisa dari unggas di masa awal… sekitar 20-30 juta tahun jauh sebelum Archaeopteryx." 9
Dan bahkan jika penafsiran tentang Microraptor gui terbukti benar, teori evolusi takkan mendapat pengukuhan apa pun dari hal ini. Sepanjang sejarah, puluhan juta spesies telah hidup dalam rentang spektrum biologis yang sangat lebar, dan banyak dari spesies ini telah punah seiring perjalanan masa. Sebagaimana mamalia terbang yang ada saat ini, seperti kelelawar, di zaman dahulu pun terdapat reptil-reptil bersayap (pterosaurus). Banyak beragam kelompok reptil laut (misalnya ichthyosaurus) hidup di masa lalu dan kemudian punah. Namun yang sungguh mengejutkan tentang spektrum yang lebar ini adalah hewan-hewan dengan ciri dan struktur anatomis berbeda muncul seketika dan dalam bentuk mereka yang telah lengkap sempurna, dan bukan sebagai turunan dari bentuk-bentuk nenek moyang yang lebih primitif. Misalnya, kita saksikan seluruh struktur kompleks burung muncul menjadi ada secara tiba-tiba pada Archaeopteryx. Tidak terdapat "burung-burung primitif" bersayap. Tidak ada "penerbangan primitif." Keyakinan tentang adanya paru-paru burung primitif juga sungguh tidak mungkin, sebab paru-paru unggas – yang sangat berbeda secara struktural dari paru-paru reptilia dan mamalia – memiliki struktur rumit yang tak tersederhanakan. 10
 
Singkatnya, catatan fosil terus saja memperlihatkan kesimpulan bahwa seluruh makhluk hidup muncul di bumi melalui penciptaan, dan bukan evolusi akibat pengaruh alamiah. Pernyataan terakhir tentang burung-dino ini takkan mampu merubah fakta yang ada.



1. Meskipun sebagian kalangan telah mengklaim bahwa fosil Protoavis berusia 225 juta tahun adalah "burung tertua", namun thesis ini tidak diterima secara luas.
2. Keterangan lebih lanjut, silahkan membaca buku karya Harun Yahya, Darwinism Refuted: How The Theory of Evolution Breaks Down in the Light of Modern Science, Goodword Books, 2003.
3. Misalnya, Liaoningornis berusia 130 juta tahun juga memiliki gigi pada paruhnya (Baca "Old Bird," Discover magazine, March 21, 1997)
4. Alan Feduccia, The Origin and Evolution of Birds, Yale University Press, 1999, hal. 81.

5. Jonathan Wells, Icons of Evolution, Regnery Publishing, 2000, hal. 117.
6. Ann Gibbons, "Plucking th e Feathered Dinosaur," Science, vol. 278, Number 5341 (Nov. 14, 1997), hal. 1,229-30

7. Feduccia (1999), hal. 130.
8. Feduccia (1999), hal. 132.
9. Petikan ini diambil dari korespondensi baru-baru ini antara editor situs kami dengan Prof. Feduccia. Kami sangat berterima kasih atas bantuannya.
10. Michael Denton, A Theory in Crisis, Adler & Adler, 1986, hal. 210-212

sumber
»»  READMORE...

Mesin Canggih Berbahan Bakar Gula

Ketika mendengar istilah sperma, mungkin yang ada dalam benak anda adalah cairan kental yang menjijikan. Tapi sejujurnya, tahukah anda apa itu sperma? Yang pasti, substansi pembuat manusia ini tidaklah mungkin hal yang biasa saja. Manusia yang sempurna sudah pasti dibuat dengan menggunakan komponen yang sempurna pula. Dengan kata lain, sperma pastilah sebuah wujud yang sempurna, yang menunjukkan keberadaan Penciptanya Yang Maha Kuasa dan Maha Mengetahui.
DESAIN PADA SPERMA
Sperma adalah sel yang diproduksi oleh organ kelamin laki-laki dan bertugas membawa informasi genetis laki-laki ke sel telur dalam tubuh wanita. Tahukah anda, bagaimana struktur sperma yang sesungguhnya?
Bila diamati lebih dekat, sperma terlihat persis seperti sebuah mesin yang khusus didesain untuk mengangkut muatan genetis. Bagian depan sperma tertutup oleh pelindung. Terdapat sebuah lapisan pelindung lain di bawah lapisan pertama tersebut, dan di bawah lapisan kedua ini terdapat kargo muatan yang dibawa oleh sperma tersebut. Dalam muatan ini terdapat 23 kromosom yang dimiliki oleh laki-laki.
Segala informasi mengenai tubuh manusia, bahkan hingga seluk-beluknya yang paling kecil, tersimpan dalam kromosom ini. Agar seorang anak manusia terbentuk, 23 kromosom dalam sperma harus bersatu dengan 23 kromosom dalam sel telur Ibu. Dengan cara demikian, bahan dasar pertama manusia berupa 46 kromosom akan terbentuk.
Sistem pelindung pada kepala sperma tersebut akan melindungi muatan berharga ini dari segala mara bahaya selama perjalanannya. Tapi, desain pada sperma tidak terbatas sampai di sini. Terdapat mesin bertenaga sangat kuat di bagian tengah sperma. Bagian belakang mesin tersebut terhubungkan dengan ekor sperma. Daya yang dihasilkan mesin ini memutar ekor bagaikan baling-baling dan memungkinkan sperma meluncur dengan cepat. Keberadaan mesin pendorog ini tentunya membutuhkan bahan bakar yang memungkinkannya bekerja.
Kebutuhan ini telah diperhitungkan, dan bahan bakar paling produktif untuk mesin tersebut, yaitu gula fruktosa, telah tersedia dalam bentuk cairan yang melingkupi sperma. Dengan cara demikian, bahan bakar untuk mesin tersebut telah tersedia di sepanjang perjalanan yang akan ia tempuh. Dengan desain yang sempurna ini, sang sperma bergerak cepat dan langsung mengarah ke sel telur.
Ketika ukuran panjang sperma dan jarak perjalanan yang ia tempuh tersebut kita cermati, akan terlihat bahwa sperma layaknya sebuah mesin berkecepatan tinggi. Pembuatan mesin-mesin ajaib ini dilakukan dengan cara yang sangat ahli. Di dalam tiap testis, yang merupakan pusat produksi sperma dalam organ reproduksi pria, terdapat tabung mikroskopis dengan panjang total mencapai 500 meter. Proses produksi di dalam tabung-tabung mungil ini persis layaknya sistem perakitan menggunakan ban berjalan pada pabrik modern. Bagian pelindung, mesin, dan ekor sperma dipasang satu per satu secara bergantian. Yang muncul sebagai hasilnya adalah sebuah keajaiban teknik yang luar biasa.
Kita hendaknya berpikir sejenak menghadapi kenyataan ini. Bagaimana sel-sel yang tidak memiliki kemampuan berpikir ini mengetahui bagaimana mempersiapkan sperma dalam bentuk yang tepat, padahal mereka sama sekali tidak mengetahui seluk-beluk tubuh wanita? Bagaimana mereka belajar membuat pelindung, mesin dan ekor yang akan dibutuhkan oleh sperma ketika berada dalam tubuh sang ibu?
Dengan kecerdasan apa mereka dapat merakit komponen-komponen ini dalam urutan yang benar? Bagaimana mereka tahu bahwa sperma akan membutuhkan fruktosa? Bagaimana mereka belajar membuat sebuah mesin yang bergerak dengan bahan bakar fruktosa?
Hanya ada satu jawaban atas semua pertanyaan ini. Sperma dan air mani yang mereka tempati diciptakan secara khusus oleh Allah demi kelestarian umat manusia.
Profesor Cevat Babuna, mantan dekan Fakultas Kedokteran, Ginekologi dan Kebidanan, Universitas Istanbul, menjelaskan desain khusus pada sperma ini sebagai berikut:
“Sel-sel sperma dibuat dalam tubuh sang ayah. Tapi fungsi sperma ini dilakukan dalam tubuh sang Ibu. Dan semenjak dunia ini dimulai, dengan kata lain dalam sejarah umat manusia, tidak ada sperma yang berkesempatan kembali pulang ke tubuh sang Ayah setelah melaksanakan tugasnya dalam tubuh sang Ibu, dan kemudian berkata pada sel-sel yang telah membuatnya tentang apa yang telah mereka lakukan, kesulitan apa yang mereka hadapi, atau apa tugas mereka. Jadi kalau begitu, bagaimana sel sperma memiliki struktur yang sangat berbeda dengan semua ribuan macam sel yang ada dalam tubuh? Bagaimana sel sperma mengetahui bahwa ia akan mengangkut muatan genetis yang ia ambil dari tubuh sang Ayah ke tubuh lain yang kemudian akan menjadikannya hidup, sehingga bagian kepala, yakni bagian depannya, harus memiliki pelindung? Bagaimana sel sperma mengetahui bahwa ia akan menembus membran sel sehingga ia juga membawa sejumlah senjata kimia yang dipasang di balik pelindungnya? Jadi, Anda tahu bahwa adalah mustahil semua struktur pada sel ini, tugas yang ia lakukan, berbagai peristiwa yang ia alami adalah sebuah kebetulan, ia mengerjakannya dengan kebetulan, atau bahkan ia secara sadar mengerjakan semua ini berulang-ulang. Ini adalah bukti paling jelas bagaimana Allah, Sang Pencipta, telah memberinya tugas ini, dan bagaimana ia melakukannya dengan cara yang paling sempurna.”
Perancangan menakjubkan dalam desain sperma itu sendiri adalah sebuah keajaiban penciptaan. Sebenarnya, Allah telah memberikan perhatian khusus pada penciptaan air mani tempat sperma itu berada dalam Al Qur’an:
Kami telah menciptakan kamu, maka mengapa kamu tidak membenarkan hari berbangkit? Maka terangkanlah kepada–Ku tentang nutfah yang kamu pancarkan. Kamukah yang menciptakannya atau Kamikah yang menciptakannya? (QS. Al – Waaqi’ah, 56:57–59)
PERLOMBAAN SERU
Sekitar 250 juta sperma pada satu waktu dikirimkan ke rahim sang Ibu. Angka ini sengaja dibuat tinggi, sebab segera setelah sperma-sperma ini memasuki tubuh sang Ibu mereka mendapati diri mereka berhadapan dengan bahaya mematikan. Terdapat campuran pekat asam di dalam organ reproduksi sang Ibu yang menghalangi pertumbuhan bakteri. Campuran asam ini juga mematikan bagi sperma.
Dalam beberapa menit saja, dinding rahim diliputi jutaan sperma yang mati. Beberapa jam kemudian, sebagian besar dari 250 juta sperma tersebut akan mati. Senyawa asam ini, yang sangat penting bagi kesehatan sang ibu, sungguh sangat ampuh sehingga dengan mudah mampu membunuh semua sperma yang memasuki rahim. Pada peristiwa ini, pembuahan tidak dapat terjadi, dan ras manusia akan punah.
Akan tetapi Allah, yang menciptakan sperma, juga menciptakan pencegahan melawan bahaya yang akan ditemui sperma dalam rahim sang Ibu. Pada saat sperma sedang diproduksi dalam tubuh sang ayah, senyawa basa ditambahkan pada cairan yang berisi sperma tersebut.
Senyawa ini menurunkan pengaruh asam dalam rahim sang Ibu. Oleh sebab itu, sejumlah sperma lolos memasuki rahim sang Ibu dan berhasil mencapai pintu masuk ke tuba fallopi.
Semua sperma tersebut bersama-sama pergi menuju arah yang sama, yakni menuju sel telur. Tapi, bagaimana mereka dapat menemukan arah yang tepat ini. Bagaimana mereka mengetahui letak sel telur, yang tidak lebih besar daripada setitik debu? Sperma mampu menemukan jalan ke arah telur akibat adanya satu sistem lain yang tercipta sempurna yang ikut berperan. Sang telur melepaskan zat kimia untuk menarik perhatian sperma, yang berada sekitar 15 cm darinya, ke arah telur tersebut. Sperma ini bergerak lurus ke arah telur setelah menangkap signal kimia tersebut. Singkatnya, sel telur yang sama sekali tidak mengenali sperma tersebut, dan belum pernah berhubungan dengan mereka sebelumnya, memanggil sperma ini untuk datang padanya, dan melakukan penyatuan. Penyatuan satu sel sperma dengan sel telur ini dikenal dalam dunia kedokteran dan biologi sebagai pembuahan atau fertilisasi.
Dua sel, yang sama sekali belum pernah kenal, mampu untuk saling berkomunikasi. Ini adalah satu bukti lagi bahwa telur dan sperma diciptakan dalam bentuk paling ideal satu sama lain.
Begitulah, bahkan sekedar penyatuan sperma dan telur hanya mungkin terjadi karena adanya suatu perencanaan dan desain sempurna oleh Allah; Dialah Pencipta Yang Maha Perkasa.
sumber
»»  READMORE...

Migrasi Kupu-Kupu Raja

 

Beragam satwa yang kita saksikan di dunia ini hanyalah sedikit dari beragam keajaiban penciptaan yang ada di alam nan luas terbentang. Allah Yang Maha Pencipta melengkapi semua makhluk hidup di bumi dengan sifat-sifat khusus mereka yang sangat mengagumkan. Masing-masing dari mereka adalah bukti ke-Agung-an Allah Yang Maha Kuasa. Adalah sangat penting bagi setiap orang untuk mampu menyaksikan penciptaan yang menakjubkan di segenap penjuru jagat raya ini, beserta hikmah yang ada di dalamnya. Allah menghendaki kita agar berpikir tentang penciptaan dan mengambil pelajaran dari padanya. Dalam sebuah ayat Alquran, Allah Swt. Berfirman:
Katakanlah! Berjalanlah di (muka) bumi, maka perhatikanlah bagaimana Allah menciptakan (manusia) dari permulaannya, kemudian Allah menjadikannya sekali lagi. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. (QS. Al-Ankabuut [29]:20)
Terdapat jenis luar biasa yang hidup di Kanada bagian selatan. Dialah kupu-kupu raja. Setiap kupu-kupu raja, seperti halnya yang lain, hadir di dunia ini setelah melalui serangkaian perubahan bentuk secara sempurna.
Pertama, induk meletakkan telurnya di atas sehelai daun. Larva yang menetas dari telur ini kemudian memakan dedaunan untuk beberapa saat sebelum pada akhirnya berubah menjadi ulat. Masing-masing dari ulat-ulat tersebut kemudian membuat sarang yang disebut kepompong untuk diri mereka sendiri. Kepompong kupu-kupu raja adalah sebuah keajaiban desain. Ia menempel pada cabang pohon dengan cara bergantung pada sehelai benang sangat tipis tapi kuat. Ulat tumbuh berkembang dalam kepompong ini dan perlahan muncul sebagai makhluk baru yang sungguh indah dan menawan, yakni seekor kupu-kupu. Awalnya, sayap muda ini tampak kusut, berkerut dan lemah. Tapi sayap tersebut kemudian mengembang dan melebar setelah darah dipompakan kedalamnya. Kini kupu-kupu raja telah siap untuk terbang.

Terdapat perilaku menarik yang membedakan kupu-kupu raja dengan jenis lain. Dalam kurun waktu satu tahun, empat generasi kupu-kupu raja yang berbeda lahir. Tiga generasi pertama memiliki masa hidup sekitar lima hingga enam minggu. Akan tetapi, yang terlahir setelahnya, yakni generasi keempat, sangatlah berbeda. Generasi ini akan terus hidup hingga mereka telah selesai melakukan migrasi selama delapan bulan.
Migrasi dimulai dari pusat-pusat populasi kupu-kupu raja di Kanada bagian selatan menuju ke arah lebih selatan lagi. Sekelompok kupu-kupu raja pergi ke California, dan sekelompok lainnya lebih ke selatan lagi, yakni hingga Mexico. Yang menarik adalah, semua kupu-kupu raja bertemu satu sama lain di sepanjang perjalanan, seolah mereka telah menerima perintah yang sama dari satu sumber, dan kemudian bersama-sama melanjutkan perjalanan menuju ke tempat tujuan mereka. Permulaan migrasi kupu-kupu raja juga telah direncanakan berdasarkan acuan waktu yang sama. Mereka tidak memulai perjalanan pada sembarang hari, tapi pada satu hari tertentu di musim gugur, yaitu autumunal equinox, saat ketika siang dan malam memiliki panjang waktu yang sama.
Setelah terbang selama dua bulan, mereka akhirnya tiba di hutan-hutan yang hangat di selatan. Jutaan kupu-kupu raja menutupi pepohonan, dan selama empat bulan, dari Desember hingga Maret, mereka tinggal di tempat ini tanpa makan sesuatupun. Mereka mampu bertahan hidup dengan lemak yang tersimpan dalam tubuh dan hanya meminum air.
Mekarnya bunga-bunga di musim semi sangatlah berarti bagi kupu-kupu raja. Setelah menunggu selama empat bulan, mereka berpesta pora memakan nektar, yakni cairan manis yang dihasilkan bunga. Kini mereka telah menyimpan energi yang akan mereka perlukan ketika kembali ke bagian utara Amerika. Di akhir Maret, sebelum memulai perjalanan, mereka melakukan perkawinan. Pada hari itu, yakni spring equinox, saat siang dan malam mempunyai panjang waktu yang sama, koloni kupu-kupu raja memulai perjalanan mereka ke arah utara.
Setelah menempuh perjalanan yang panjang, mereka akhirnya tiba di Kanada, dan tak lama kemudian mereka mati. Tapi, sebelum mati, mereka melahirkan generasi pertama tahun tersebut, yang akan hidup selama sekitar satu setengah bulan. Selanjutnya, lahirlah generasi kedua dan ketiga yang kemudian digantikan oleh generasi keempat yang juga akan memulai migrasi. Generasi ini akan hidup enam bulan lebih lama dari generasi lainnya, dan demikianlah, siklus kehidupan kupu-kupu raja ini terus berlanjut.
Pengembaraan menakjubkan ini memunculkan beragam pertanyaan menarik. Bagaimana setiap generasi keempat dilahirkan untuk hidup enam bulan lebih lama dari generasi pertama hingga ketiga? Bagaimana masa hidup generasi berumur panjang ini selalu bertepatan dengan saat musim dingin? Bagaimana mereka senantiasa memulai migrasi mereka pada hari ketika siang dan malam memiliki panjang waktu yang sama, dan bagaimana mereka mampu membuat perhitungan yang sangat tepat ini? Bagaimana generasi kupu-kupu raja yang baru lahir, yang sebelumnya tak pernah melakukan migrasi, mengenali jalur perjalanan mereka?
Semua ini menunjukkan bahwa kupu-kupu raja telah diciptakan lengkap dengan perencanaan migrasi mereka yang sempurna, dan mereka mematuhi perencanaan ini tanpa melakukan kesalahan sedikit pun. Jika terjadi kesalahan dalam perencanaan ini, mereka tidak akan mampu menyelesaikan migrasi. Dan jika ini yang terjadi, maka semua kupu-kupu raja akan mati di musim dingin, dan pada akhirnya spesies kupu-kupu raja akan punah. Jelaslah bahwa makhluk ini telah diciptakan dengan sifat khusus, dan migrasi tahunan yang luar biasa ini telah diilhamkan dalam diri mereka.
Adalah Allah, Tuhan langit dan bumi, Pencipta dan Penguasa segala sesuatu, Yang menciptakan makhluk yang menakjubkan ini dan memberikan ilham kepadanya. Binatang mungil yang perjalanan hidupnya kita pelajari ini telah membawa kita pada kesaksian atas kenyataan yang sangat penting: kebesaran Allah dan keagungan ciptaan-Nya tampak nyata di segenap penjuru alam ini, dan pengetahuan Allah meliputi segala sesuatu. Allah menyatakan hal ini dalam ayat Alquran:
Sesungguhnya, Tuhanmu hanyalah Allah, yang tidak ada Tuhan selain Dia. Pengetahua-Nya meliputi segala sesuatu. (QS. Thaahaa [20]:98)
sumber
»»  READMORE...