Selasa, 20 Desember 2011

Pelukis Serba Bisa “Rembrandt Van Rijn”

Masa kwartal kedua dan ketiga abad ke-17 praktis didominasi oleh seorang tokoh pelukis besar bernama Rembrandt Harmensz van Rijn (1606-1669).

Rembrandt mula-mula berada dalam pengaruh aliran barok internasional, lalu beralih ke gaya tenang serta bersinar magnetis keemasan.

Umumnya ciri khas pelukis-pelukis abad ke-17 adalah mengspesialisasikan diri dalam satu bidang saja. Para pelukis mengkhususkan diri pada bidang panorama saja. Bahkan ada yang khusus panorama daratan dan panorama lautan. Adapula pelukis yang memilih bidang interior, malah ada yang mengkhususkan pada interior gereja saja.

Beberapa pelukis dikenal sebagai ahli gambar “hidup-sepi” dan adapula pelukis yang mengkhususkan diri hanya melukis bunga. Hasrat spesialisasi itulah yang melahirkan nilai seni lukis bermutu tinggi.

Rembrandt Harmensz van Rijn, adalah pengecualian dari pelukis spesialisasi. Rembrandt, yang praktis mengerjakan semua objek bidang lukisan. Ia tidak menspesialisasikan diri, tapi menggambar mulai dari objek “injili” hingga seni lukis potret, membuat lukisan interior rumah Belanda, melukis panorama atau melukis seorang Timur yang pernah dilihatnya, di dekat pelabuhan Amsterdam. Rembrandt memang tinggal di kota tersebut dan mendapat banyak pesanan, antara lain potret-potret dari kaum atasan, baik secara pribadi maupun kelompok.

Sebenarnya awal dari karier Rembrandt sebagai pelukis potret. Untuk dapat melayani pelanggannya, tahun 1631 ia pindah dari kota kelahirannya Leiden ke Amsterdam. Karya puncak pertamanya adalah lukisan potret, yakni suatu kelompok dari barisan penembak “Kolvenier”, sebuah lukisan yang kemudian secara tak tepat dinamakan “Nachtwacht” (jaga malam). Lukisan seperti barisan-barisan penembak demikianlah obyek yang disenanginya.

Dalam usaha melukiskan kelompok manusia dengan jumlah puluhan orang menjadi satu kesatuan yang menarik, bukannlah suatu objek kreasi yang mudah untuk dilaksanakan. Dengan menerapkan “efek terang-gelap”, secara silih berganti, Rembrandt berhasil membuat hidup komposisinya itu. Dan dengan menyuruh penembak-penembak itu sibuk, maka Ia menghidari adanya penampilan yang kaku, lukisan menjadi hidup. Rembrandt telah menghasilkan 600 lukisan, 300 etsa, dan 2000 gambar, antara lain sbb:





Sketsa Rembrabdt sumber DI SINI





0 comments:

Posting Komentar