Selasa, 20 Desember 2011

Fokus Peningkatan Mutu Pendidikan di Sekolah Dasar

Ada 5 (lima) penentu mutu proses belajar mengajar di sekolah, yaitu:

Profesionalisme Guru

Dalam rangka mendukung terwujudnya suasana proses belajar mengajar yang berkualitas di Sekolah Dasar diperlukan adanya guru yang profesional yang memiliki lima karakteristik yang harus dikembangkan, yaitu:

a. Menguasai kurikulum

b. Menguasai semua materi pelajaran

c. Terampil menggunakan mutli metode pembelajaran

d. Memiliki komitmen yang tinggi terhadap tugasnya

e. Memiliki kedisiplinan dalam arti yang seluas-luasnya

Guru yang profesional adalah guru yang mampu menganalisis dan menjabarkan kurikulum mata pelajaran menjadi rancangan pengajaran dan persiapan mengajar yang siap untuk diajarkan dikelasnya. Guru sekolah dasar ditunut untuk mampu menguasai seluruh mata pelajaran, mengingat guru Sekolah Dasar adalah guru kelas. Kedudukan guru yang profesional tidak mungkin dapat digantikan oleh siapapun. Oleh karena itu, seorang guru yang profesional harus mempunyai komitmen yang tinggi terhadap tugas-tugas kependidikannya.

Manajemen Pendidikan

Dalam upaya meningkatkan mutu, proses belajar mengajar harus dikelola dengan baik. Artinya ada yang memenej, mendayagunakan orang lain untuk mencapai tujuan secara efisien. Manajemen adalah proses, yang terdiri atas kegiatan-kegiatan dalam upaya mencapai tujuan kerjasama (administrasi) secara efisien.

Buku dan Sarana Pendidikan

Kegiatan belajar mengajar yang bermutu di suatu Sekolah dasar membutuhkan ketersediaan buku dan sarana belajar yang lain. Oleh karena itu diperlukan sistem penyediaan dan pengiriman buku serta sarana belajar yang lain yang memungkinkan setiap Sekolah Dasar memperolehnya dalam kondisi yang baik dan dalam jumlah yang sesuai dengan kebutuhan. Untuk itu dierlukan pengelolaan semua buku dan sarana belajar yang tertib, seperti diinventaris dan dirawat, sehingga keberadaannya senantiasa dalam kondisi yang siap pakai.

Fisik dan Penampilan Sekolah

Lingkungan fisik sekolah dalam hal ini mencakup gedung sekolah, halaman sekolah, pagar sekolah, kamar kecil dan prasarana pendidikan lainnya. Semua aspek tersebut dikembangkan dan dipelihara sehingga tercipta Keamanan, Kesehatan, Keindahan, Kekeluargaan, Ketertiban dan Kerindangan (6K). Substansi peningkatan mutu fisik dan penampilan fisik Sekolah Dasar harus lebih difokuskan kepada upaya menciptakan sekolah sehat. Sekolah sehat ciri-cirinya adalah:

- memiliki gedung sekolah yang bersih

- memiliki ruang layanan kesehatan yang mampu memberikan layanan kesehatan

- memiliki jamban yang bersih

- memiliki air bersih

- memiliki kantin sekolah yang bersih

- memiliki kebun sekolah dan apotik hidup

- memiliki dokter kecil yang berasal dari sekolah tersebut yang terlatih, dan

- memiliki sasrana peribadatan

Dengan terciptanya sekolah sehat, diharapkan suasana belajar siswa dalam lingkungan hidup sehat, sehingga siswa berpeluang besar untuk tumbuh dan berkembang secara harmonis, dan optimal dan akhirnya menjadi sumber daya manusia yang berkualitas.

Partisipasi Masyarakat

Hubungan sekolah dan masyarakat merupakan salah satu komponen penting dalam keseluruhan kerangka penyelenggaraan pendidikan. Dengan adanya hubungan antara sekolah dan masyarakat, sekolah dapat dengan mudah mengoptimalkan peranserta orang tua dan masyarakat dalam memajukan program pendidikan. Hubungan yang harmonis akan selalu mendapatkan informasi yang berkaitan dengan pendidikan yang diperoleh anaknya, dan orang tua dapat memberikan pendidikan lanjutan yang sesuai bagi anaknya di rumah.

0 comments:

Posting Komentar